Pintu yang baik bekerja tanpa minta perhatian. Maka ketika ia mulai menyeret di lantai, terasa turun di satu sudut, atau berderit setiap kali dibuka, itu adalah sinyal bahwa ada yang bergeser dari posisi semestinya. Kabar baiknya, sebagian besar keluhan ini punya sebab yang sederhana dan bisa dikenali sendiri sebelum memanggil bantuan.
Membaca gejalanya
- 01Daun menyeret di sisi bawah: biasanya engsel mulai kendur atau daun sedikit turun, sehingga sudut bawah menggesek lantai atau kusen.
- 02Celah atas atau samping jadi tidak rata: tanda daun tidak lagi tegak lurus, umumnya karena sekrup engsel longgar.
- 03Berderit saat diayun: engsel kekurangan pelumas, gesekan logam ke logam yang kering.
- 04Berbunyi gedebuk saat menutup: daun menutup terlalu keras, sering karena setelan door closer perlu disesuaikan atau seal sudah getas.
- 05Pintu geser tersendat di rel: ada kotoran atau debu yang menumpuk di jalur rel, atau roda penggeser perlu dibersihkan.
Penting dicatat: rangka aluminium kami tidak memuai atau menyusut oleh kelembapan, jadi pintu seret di iklim tropis hampir tidak pernah disebabkan daun yang mengembang seperti pada pintu kayu. Penyebabnya hampir selalu mekanis, engsel, rel, atau setelan, dan itu kabar baik karena hal mekanis mudah dikembalikan.
Perawatan berkala yang mencegah
- 01Engsel: teteskan pelumas dua kali setahun, lalu ayunkan daun beberapa kali agar pelumas merata. Periksa juga sekrupnya, kencangkan bila ada yang mulai longgar sebelum daun sempat turun.
- 02Rel pintu geser: bersihkan jalur rel dari debu dan pasir secara berkala, karena justru butiran kecil inilah yang membuat geseran tersendat dan roda cepat aus.
- 03Seal dan damper: periksa karet seal setahun sekali. Seal yang masih lentur menutup celah dengan rapat dan meredam dentuman, seal yang sudah getas sebaiknya diganti sebelum bunyi dan celah muncul.


