Kesalahan ukur adalah penyebab paling umum pintu datang tidak pas, dan biayanya bukan sekadar tukar barang. Bila bukaan dinding ternyata lebih sempit dari kusen yang dipesan, tukang harus membobok tembok. Bila terlalu lebar, celah harus ditambal. Sepuluh menit mengukur dengan benar di awal menghemat berhari-hari pekerjaan ulang di akhir.
Yang Anda ukur bukan daun pintu lama dan bukan pula kusen yang sudah terpasang, melainkan lubang bukaan pada dinding tempat kusen akan duduk. Dalam istilah gambar kerja, ini disebut daylight opening: jarak bersih dari sisi dalam tembok kiri ke sisi dalam tembok kanan, dan dari lantai jadi sampai sisi atas bukaan.
Tiga angka yang harus dicatat
- 01Lebar bukaan: ukur di tiga titik, atas, tengah, dan bawah. Dinding jarang benar-benar lurus, jadi catat ketiganya dan pakai angka terkecil sebagai acuan.
- 02Tinggi bukaan: ukur dari lantai jadi (bukan lantai cor mentah) sampai sisi atas bukaan, di sisi kiri dan kanan. Lantai yang miring akan terbaca di sini.
- 03Ketebalan dinding: ukur dari permukaan dinding depan ke permukaan belakang. Angka ini menentukan apakah kusen standar cukup atau perlu profil yang lebih dalam.
Kusen aluminium kami memakai profil dengan ketebalan tertentu dan daun pintu menggantung di dalamnya. Karena itu lebar daun pintu selalu lebih kecil dari lebar bukaan, ada porsi yang dimakan kusen di kedua sisi. Inilah sebabnya jangan pernah memesan berdasarkan ukuran daun lama, sebutkan ukuran bukaan dan biarkan kami yang menghitung daunnya.


